Petugas Gabungan Bubarkan Pelaku Usaha yang Membandel saat PPKM

  • Bagikan

JabarUpdate.id – Tim Satgas Covid-19 gabungan Polsek Sawangan membubarkan kerumunan serta para pelaku usaha yang masih beroperasi di luar kententuan jam buka sesuai aturan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Kapolsek Sawangan, AKP Rio Mikael Tobing mengatakan, operasi yustisi digelar pada Sabtu (23/1/2021) pukul 21.00 WIB dengan 60 personel gabungan TNI, Satpol PP, Lurah, dan Pokdarkamtibmas patroli mobile.

“Hasil yang didapatkan semalam masih ada para pelaku usaha seperti tempat makan maupun kafe yang masih buka di atas jam ketentuan buka yaitu dibatasi hanya sampai jam 19.00 WIB. Ada juga warung kecil nongkrong anak muda menimbulkan kerumunan kami bubarkan,” katanya, Minggu (24/1/2021).

Dilanjutkannya, selama penerapan PPKM pihaknya berupaya melakukan langkah persuasif bersama tiga pilar. “Secara menyeluruh status penyebaran Covid di Kecamatan Sawangan dan Pengasinan berstatus zona merah. Untuk itu segala upaya termasuk kolaborasi bersama TNI yaitu Koramil Sawangan dan tiga pilar turun bareng dalam melakukan soaialisasi pencegahan penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Plt Camat Sawangan, Feri Birowo juga menjelaskan operasi pendisiplinan Covid-19 dalam rangka PPKM ini akan terus dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Bersama unsur kepolisian yakni Polsek Sawangan, TNI, serta Satpol PP di kecamatan maupun kelurahan akan bersinergi tidak capek-capeknya akan melakukan imbauan sosialisasi penerapan aturan pembatasan kegiatan masyarakat atau disebut PPKM dalam mencegah penyebaran virus,” imbuhnya.

Feri mengimbau supaya masyarakat dapat selalu mematuhi aturan yang sudah ada dalam menekan penyebaran Covid-19.

“Tetap menerapkan 2I (Imun , Imam) dan 3M (menjaga jarak, mencuci tangan, menggunakan masker) supaya terhindari dari virus Covid-19,” tutupnya.

Berita Pilihan  Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa pada 13 April 2021
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *